Assalammualaikum wr.wb
Hari ini saya akan menceritakan tentang sahabat-sahabat saya , sebelumnya perkenalkan nama saya Dinda Puspita , saya sekarang kuliah di universitas negeri Bengkulu jurusan FKIP BImbingan dan Konseling . Saya di sini punya tiga sahabat yang baik dan juga sedikit gila ,,, hehhhee maksudnya sedikit gokil , mereka punya keunikan masing-masing sehingga persahabatan kami menjadi lebih berwarna . DImulai dari yang pertama adalah Afrilia safitri , saya mengenalnya semenjak pertama kali kami masuk kuliah , dia sekarang tinggal bersama teteh nya di rawamakmur kota bengkulu , dia berasal dari argamakmur , dia itu orangnya dewasa , suka curhat , melankolis , baik , tidak sombong dan suka menabung , bisa dibilang dia adalah tempat curhat saya , sebenarnya dia juga sering curhat kepada saya , kami saling memberi masukan dan tentunya saling menguatkan dalam segala hal . Lanjut dengan yang kedua yaitu ada indah sriwidia dia itu orangnya pendiam sekali klo di depan orang lain , tapi kalo sudah di depan kami baru ketahuan sifat aslinya yang lumayan cerewet , indah sekarang tinggak di bengkulu tengah bersama kedua orangtuanya , dan yang terakhir adalah ozzy , orang yang saru ini bisa dibilang paling cerewet di antara kami , kos - kosannya sudah di jadikan base camp tempat nongkrong bagi sahabat-sahabtnya , dia berasal dari kota manna , setiap kuliah kami selalu datang kerumahnya untuk sekedar beristirahat atau makan di rumahnya . itulah tentang ketiga sahabat saya , sekian cerita dari saya ,
Wassalamualaikum wr.wb
do someting different
Kamis, 17 Maret 2016
Rabu, 09 Maret 2016
makalah tentang BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI ANAK BERBAKAT DAN CARA MENGEMBANGKANNYA
Nama : Dinda Puspita
NPM : A1L015021
PRODI : Bimbingan dan
Konseling
BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI ANAK
BERBAKAT
DAN CARA MENGEMBANGKANNYA
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia dengan banyaknya penduduk yang
tersebar dari Sabang sampai Merauke tentunya memiliki individu-individu yang
berbakat , dan ini merupakan aset yang
sangat berharga bagi bangsa ini .
Menurut Clark ( dalam Munandar , 2009: 15 ) Mereka yang berbakat akan dapat memberikan sumbangan yang bermakna
kepada semua masyarakat dalam semua bidang usaha manusia . Masyarakat
membutuhkan orang-orang yang berkemampuan luar biasa untuk menghadapi tuntutan
masyarakat masa depan secara inovatif .
anak berbakat
sangatlah memerlukan pendidikan yang layak dan tepat untuk mengembangkan
potensi dan kecerdasan bakatnya tersebut , tetapi bakat yang dimiliki sebagian
individu masih belum terwujud , yaitu masih berupa potensi sehingga perlu
adanya pengembangan yang optimal .
Berkembangnya bakat dipengaruhi oleh berbagai faktor , yaitu faktor
pembawaan dan faktor lingkungan . Banyak individu yang memiliki bakat luar
biasa , tetapi tidak dapat berkembang secara optimal . Hal ini berarti ada
permasalahan dengan keberbakatan yang dialami oleh individu . Salah satu
penyebab permasalahan tersebut adalah kurang atau belum adanya pelayanan
pendidikan yang sesuai kebutuhan individu tersebut , selain itu juga perlu
adanya bimbingan yang tepat khusus bagi anak berbakat . Menurut Miller ( dalam
Munandar , 2009 : 269 ) , bimbingan adalah proses untuk membantu individu dalam
memperoleh pengertian tentang diri sendiri dan pengarahan diri yang perlu untuk
penyesuaian diri yang maksimal di sekolah , rumah , dan masyarakat . Senada
dengan ini Colangelo ( dalam Munandar , 2009 : 269 ) menyatakan bahwa tujuan dari konseling ialah untuk membantu
semua individu menyesuiakan diri dan tumbuh di dalam lingkungan menuju
perkembangan diri yang maksimal .
B. Rumusan Masalah
1) Bagaimana
ciri-ciri anak berbakat ?
2) Bagaimanakah
cara mengembangkan bakat anak ?
3) Apakah
masalah yang sering di hadapi anak berbakat ?
4) Bimbingan
apakah yang sesuai untuk anak berbakat ?
C. Tujuan Penulisan
1) Untuk mengetahui ciri-ciri anak berbakat
2) Untuk mengetahui cara mengembangkan bakat
anak
3) Untuk mengetahui masalah yang sering dihadapi
anak berbakat
4) Untuk mengetahui bimbingan yang sesuai
untuk anak berbakat
D. Manfaat Penulisan
1) Memberi pengetahuan kepada setiap individu
mengenai ciri-ciri anak berbakat .
2) Memberi
pengetahuan kepada setiap individu tentang cara mengembangkan bakat anak .
3) Memberi pengetahuan kepada setiap
individu tentang masalah yang dihadapi oleh anak berbakat.
4) Memberi pengetahuan kepada setiap individu
tentang bimbingan yang sesuai untuk anak
berbakat
BAB 2
PEMBAHASAN
A. Ciri-ciri Anak Berbakat
Anak berbakat
itu memiliki karakteristik yang menonjol dalam aspek-aspek kesiagaan mental ,
kemampuan membaca , keinginan untuk belajar , daya konsentrasi dan nalar , ungkapan verbal , kemampuan mengajukan
pendapat , menunjukkan minat yang luas , berambisi , menandiri , dan mempunyai
rasa humor . Menurut R.A. Martinson ( dalam Asmani, 2012:36 ) anak ceerdas
berbakat pada umumnya memiliki karakteristik sebagai berikut :
Ø Membaca
pada usia lebih muda ,lebih cepat , dan banyak
Ø Mempunyai
perbendaharaan yang luas
Ø Rasa
ingin tahu yang luas , minat
Ø Inisiatif,
dapat bekerja sendiri
Ø Orisinialitas
dalam ungkapan verbal
Ø Pengamatan
yang tajam
Ø Kritis
, sensitif , intuisi
Ø Menginginkan
kebebasan
Ø Senang
mencoba hal baru
Ø Berkonsentrasi
untuk jangka panjang
Ø Daya
imajinasi yang kuat
Ø Cepat
menangkap hubungan-hubungan
B. Cara Mengembangkan
Bakat Anak
Bakat anak
dapat diasah atau dikembangkan dari berbagai hal , baik dari segi personal ,
lingkungan , maupun latihan yang diperlukan , menurut Website Universitas Bina
Nusantara ( dalam Asmani, 2012 : 43 ) , beberapa hal yang harus ditempuh dalam
mengembangkan bakat diantaranya sebagai berikut :
a. Keberanian : berani memulai , berani gagal , berani
berkorban , dan berani bertarung . Dengan keberanian kita bisa
memuat jalan keluar dari berbagai kendala yang dihadapi .
b. Latihan : bakat perlu diasah , latihan adalah kunci
keberhasilan .
c. Dukungan lingkungan : layanan ini mencakup manusia ,
fasilitas biaya dan kondisi sosial yang turut
berperan dalam usaha pengembangan bakat
.
d. Memahami hambatan dan mengatasinya : perlu
mengidentifikasi dengan baik kendala ysng terjadi , kemudian mencari jalan
keluar .
e. Setiap orang pasti mempunyai bakat : Bakat yang
dimiliki setiap orang bermacam-macam .
C. Masalah yang Di Hadapi
Anak Berbakat
Anak berbakat kreatif memiliki imajinasi yang
kuat , pemikiran yang orisinil , kemandirian , dan minat yang luas dapat
melibatkan diri dengan lingkungan dan dapat menjadikan mereka sesuatu yang
menarik . Di lain pihak kemampuan mereka untuk melihat dari sudut tinjau yang
lain , kritis bosan dengan tugas rutin
dapat mengakibatkan mereka terlibat ketegangan dan ketidaknyamanan dalam
hubungan dengan orang dewasa , teman sebaya , sehingga mereka perlu dibantu
dalam menjalani hubungan sosial . Menurut Whitmore ( dalam Munandar , 2009 : 24
) ada 6 faktor yang mengakibatkan anak berbakat dalam keadaan rentan , tiga
diantaranya merupakan ciri kepribadian yang dapat menimbulkan kesulitan , dan
tig alaiinya merupkan kondisi lingkungan atau masyarakat yang menyebabkan
ketegangan bagi anak berbakat .
a. Karakteristik kepribadian yang menyebabkan kerentanan
anak berbakat adalah :
1) Perfeksionisme
Dorongan
dalam untuk mencapai kesempurnaan membuat siswa berbakat tidak puas dengan
prestasinya yang tidak memenuhi tujuan pribadinya . Dorongan kesempurnaan
membuat siswa berbakat hanya mau memilih kegiatan tertentu jika ia yakinakan
berhasil . Kritik terhadap diri sendiri yang berlebih dan taraf aspirasi yang
tidak realitis membuat banyak anak berbakat diliputi rasa ridak mampu .
2) Kepekaan yang berlebih ( Supersensitivity )
Sistem saraf
yang supersensitif dari anak berbakat membuatnya lebih peka dalam pengamatan ,
menaggapi dirinya dan lingkungan secara analisis dan kritis , sehingga ia menjadi mudah
tersinggung dan diliputi perasaan seperti dikucilkan . Anak kecil yang
berbakat sering digambarkan sebagai anak
yang hiperaktif dan perhatiaanya mudah beralih .
3.) Kurang keterampilan sosial
Ada anak
berbakat yang sulit menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sosialnya , mereka
lebih banyak menyendiri dan dapat dihinggapi rasa kesendirian dan kesunyian .
Di lain pihak ada pula anak berbakat yang ingin populer dan menjadi pemimpin
, hal ini dapat mengarah ke kecenderungan untuk mendominasi kelompoknya .
b. Kondisi lingkungan yang dapat menyulitkan anak
berbakat ialah :
1) Isolasi sosial
Karena
kurang memahami ciri-ciridan kebutuhan anak berbakat , orang dewasa dalam sikap
dan perilaku mereka dapat menunjukkan sentimen atau penolakan terhadap anak
berbakat . Demikian pula kelompok sebaya dapat memberi tekanan terhadap anggota kelompok yang menyimpang dari
mayoritas , yang kreatif dan berbakat . Kondisi ini dapat menyebabkan anak
berbakat mengalami isolasi sosial.
2) Harapan yang tidak realistis
Harapan atau
tuntutan yang tidak realistis terhadap
anak berbakat dari pihak orang tua atau orang dewasa lainnya dapat terjadi karena dua hal yaitu :
a.
Kecenderungan untuk menggeneralisasi sehingga anak berbakat diharapkan
atau dituntut menonjol dalam semua
bidang .
b.
Pelibatan ego orang tua atau guru dalam
keberhasilan anak .
3) Tidak tersedianya pelayanan pendidikan yang sesuai
Ketidakpedulian terhadap kebutuhan anak berbakat dan penolakan terhadap
hak-hak mereka menyebabkan masyarakat kurang memberikan kesempatan pendidikan
yang sesuai bagianak berbakat . Akibat dari ketelantaran ini adalah bahwa siswa
berbakat harus menyelesaikan pendidikan formal
mereka dalam sekolah yang lebih menekankan konformitas terhadap yang
rata-rata . Dalam iklim sosial ini anak berbakat dapat merasa tidak nyaman
sebagai seseorang yang “ berbeda “ . Hal ini dapat mempunyai dampak negatif
terhadap kesehatan mental maupun pertumbuhan dan perkembangannya secara
menyeluruh .
D. Bimbingan dan Konseling
Anak Berbakat
Anak berbakat kreatif memerlukan program
bimbingan yang berdiferensiasi Yng berkenaan dengan karakteristik , kebutuhan ,
dan masalah-masalah mereka . Diperlukan dukungan dari lingkungan yang meliputi
fleksibilitas dalam memberikan kesempatan , model yang positif , bimbingan dan
dukungan untuk membangun kepercayaan dari dalam
, melakukan kegiatan kreatif , empati , dan menghargai rasa humor anak
berbakat kreatif .
Menurut (
Munandar , 2009 :275 ) setiap intervensi bertitik tolsk dari karakteristik dan
kebutuhan yang berdiferensiasi yang meliputi tiga bidang khusus yaitu ,
Psikologi-sosial , akademis , dan perencanaan karier atau hidup .
1) Strategi untuk
kebutuhan psikologi anak berbakat
Psikososial
anak berbakat memerlukan pengenalan dan pemahaman yang jelas mengenai ciri-ciri
afektif yang membedakan anak bebakat dari norma . Jika jenis konseling itu
merupakan bagian darikurikulum anak berbakat , guru dapat menanganinya . Jika
bidang masalahnya terutama klinis , maka dapat diminta seorang psikolog klinis
. Jika masalah itu perkembangan normal
dalam mengasuh anak berbakat , maka orang tualah yang paling tepat
memberikannya .
2) Strategi untuk kebutuhan konseling akademis
Siswa
berbakat memerlukan bantuan dalam perencenaan akademis mulai dari kelas 6 SD
dan secara ajeg . Kebutuhan utama dalam bidang ini berkenaan dengan memahami penerapan subjek
akademis dalam kehidupan nyata ; mengembangkan strategi metakognitif ; dan
memahami dan menilai pilihan dan kesempatan .
a) Memahami
program informasi pengetasan asesmen
Program
konseling dapat membantu siswa memhami bagaimana hasil dapat ditaksir untuk perencanaan akademis .
Hasil tes akan membantu pula untuk bekerja dengan siswa berbakat mengenai
penilaian , kekuatan , kelemahan , dan aspirasi
sehingga mereka dapat menentukan tujuan yang realistis .
b) Penerapan akademis dalam kehidupan nyata
Pengalaman ini
memberi pemahaman bagi siswa berbakat mengenai kemungkinan karier di masa depan , kesempatan ini juga meberi
pengalaman kaya bagi siswa untuk mengambil keputusan tentang mata ajar pilihan
c) Program mentor
Memberi pengalaman kepada siswa untuk bekerja dengan
tokoh atau pakar dalam bidang tertentu secara perorangan . Mentor berfungsi
sebagai tutor dan konselor .
d) Keterampilan mengorganisasi dan mengelola
Gagasan dan
saran mengenai bagaimana belajar , mengatur waktu , dan kegiatan lain yang
memerlukan keterampilan organisasi dan manajemen sangatlah bermanfaat bagi
siswa berbakat . Saran untuk belajar efektif yakni :
1. Buatlah
jadwal belajar yang memuat batas jangka waktu panjang dan pendek .
2. Sediakan
tempat belajar di rumah yang nyaman .
3. Bentuklah kelompok studi atau temukan seorang
siswa dengan minat yang mana belajar
minimal sekali seminggu .
4. Mintalah
bantuan untuk bidang yang tidak dipahami .
5. Usahakan
untuk belajar atau bekerja pada suatu proyek setiap hari sedikit , jangan
menunda sampai akhir .
6. Jika
tersedia alternatif , pilihlah proyek di luar yang menarik dan kreatif .
e) Memberi
informasi mengenai pilihan program dan subjek
Aspek lain yang penting dalam konseling
akademis ialah memilih program yang sesuai .
3) Strategi untuk kebutuhan konseling karier
Tujuan dari
bimbingan karier ialah memberi kesempatan kepada siswa untuk a) menjajaki
alternatif karier yang beragam , b) mempertimbangkan lebih mendalam sejumlah
alternatif yang sesuai minat dan
kemampuan , c) membuat keputusan tentang karier , d) mengembangkan rencana
hidup . Beberapa gagasan yang dapat diimplementasikan , yaitu :
ü Siswa diminta membuat makalah tentang
falsafah hidup.
ü Siswa
diminta mengembangkan lima tujuan untuk empat
tahun yang akan datang .
ü Gunakan
teknik pemecahan masalah secara kreatif untuk menangani beberapa dilema
perencanaan kehidupan .
ü Siswa
mempelajari kehidupan beberapa tokoh yang unggul dan dengan sengaja membuat
rencana hidup .
ü Siswa
mewawancarai beberapa tokoh yang mereka kagumi , dengan menyusunkuesioner
berstruktur .
BAB 3 KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Murid cerdas
berbakat adalah murid yang memiliki taraf inteligensi sangat tinggi , serta
memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi pula , dan dengan kemampuannya
memungkinkan dirinya berhasil . Murid
seperti ini biasanya memerlukan bimbingan dan konseling yang tepat . Bimbingan
dan konseling anak berbakat merupakan suatu program yang tidak isidental dan
tiba-tiba saja dilaksanakan , namun perlu perencanaan , rancangan , pelaksanaan
program , evaluasi , dan tindak lanjut dalam pelaksanaanya . Dalam mengembangkan
bakat seorang anak dibutuhkan berbgai faktor , salah satunya faktor lingkungan
guna mendukung perkembangannya karena siswa tidak hanya berinteraksi dengan
personel di sekolah saja , namun dengan dunia luar juga ia melakukan interaksi .Berbagai fungsi dalam bimbingan dan
konseling sangatlah bermanfaat bagi anak berbakat , terlebih jika sudah masuk
pada tataran tindakan konseling anak berbakat .
B. Saran
Anak berbakat
merupakan potensi lebih yang dimiliki oleh anak yang perlu dikembangkan .
Pengembangan anak berbakat yang bermutu diperlukan agar potensi luar biasa
dapat tergali secara maksimal . Anak berbakat memerlukan juga bimbingan yang
tepat guna untuk menghadapi maslah yang sering dihadapinya sehingga bakat yang
dimilikinya dapat diasah an terolah serta dapat dioptimalkan .
DAFTAR PUSTAKA
·
Asmani ,
Jamal Ma’mur . 2012 . Kiat Mengembangkan
Bakat Anak di Sekolah . Yogyakarta : DIVA Press .
·
Munandar , Utami . 2009 . Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat . Jakarta : Rineka Cipta.
·
Akbar , Reni .2010 . Menguatkan Bakat Anak . Jakarta : Gramedia .
Langganan:
Postingan (Atom)