Kamis, 17 Maret 2016

Assalammualaikum wr.wb
Hari ini saya akan menceritakan tentang sahabat-sahabat saya , sebelumnya perkenalkan nama saya Dinda Puspita , saya sekarang kuliah di universitas negeri Bengkulu jurusan FKIP BImbingan dan Konseling . Saya di sini punya tiga sahabat yang baik dan juga sedikit gila ,,, hehhhee maksudnya sedikit gokil , mereka punya keunikan masing-masing sehingga persahabatan kami menjadi lebih berwarna . DImulai dari yang pertama adalah Afrilia safitri , saya mengenalnya semenjak pertama kali kami masuk kuliah , dia sekarang tinggal bersama teteh nya di rawamakmur kota bengkulu , dia berasal dari argamakmur , dia itu orangnya dewasa , suka curhat , melankolis , baik , tidak sombong dan suka menabung , bisa dibilang dia adalah tempat curhat saya , sebenarnya dia juga sering curhat kepada saya  , kami saling memberi masukan dan tentunya saling menguatkan dalam segala hal  . Lanjut dengan yang kedua yaitu ada indah sriwidia dia itu orangnya pendiam sekali klo di depan orang lain , tapi kalo sudah di depan kami baru ketahuan sifat aslinya yang lumayan cerewet , indah sekarang tinggak di bengkulu tengah bersama kedua orangtuanya ,  dan yang terakhir adalah ozzy , orang yang saru ini bisa dibilang paling cerewet di antara kami , kos - kosannya sudah di jadikan base camp tempat nongkrong bagi sahabat-sahabtnya , dia berasal dari kota manna ,  setiap kuliah kami selalu datang kerumahnya untuk sekedar beristirahat atau makan di rumahnya . itulah tentang ketiga sahabat saya , sekian cerita dari saya ,
Wassalamualaikum wr.wb

Rabu, 09 Maret 2016

makalah tentang BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI ANAK BERBAKAT DAN CARA MENGEMBANGKANNYA



Nama  : Dinda Puspita
NPM    : A1L015021
PRODI : Bimbingan dan Konseling

BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI ANAK BERBAKAT DAN CARA MENGEMBANGKANNYA

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
       
        Indonesia dengan banyaknya penduduk yang tersebar dari Sabang sampai Merauke tentunya memiliki individu-individu yang berbakat , dan ini merupakan aset  yang sangat berharga bagi bangsa ini  . Menurut Clark ( dalam Munandar , 2009: 15 ) Mereka yang berbakat  akan dapat memberikan sumbangan yang bermakna kepada semua masyarakat dalam semua bidang usaha manusia . Masyarakat membutuhkan orang-orang yang berkemampuan luar biasa untuk menghadapi tuntutan masyarakat masa depan secara inovatif .
      anak berbakat sangatlah memerlukan pendidikan yang layak dan tepat untuk mengembangkan potensi dan kecerdasan bakatnya tersebut , tetapi bakat yang dimiliki sebagian individu masih belum terwujud , yaitu masih berupa potensi sehingga perlu adanya pengembangan yang optimal .
           Berkembangnya bakat dipengaruhi oleh berbagai faktor , yaitu faktor pembawaan dan faktor lingkungan . Banyak individu yang memiliki bakat luar biasa , tetapi tidak dapat berkembang secara optimal . Hal ini berarti ada permasalahan dengan keberbakatan yang dialami oleh individu . Salah satu penyebab permasalahan tersebut adalah kurang atau belum adanya pelayanan pendidikan yang sesuai kebutuhan individu tersebut , selain itu juga perlu adanya bimbingan yang tepat khusus bagi anak berbakat . Menurut Miller ( dalam Munandar , 2009 : 269 ) , bimbingan adalah proses untuk membantu individu dalam memperoleh pengertian tentang diri sendiri dan pengarahan diri yang perlu untuk penyesuaian diri yang maksimal di sekolah , rumah , dan masyarakat . Senada dengan ini Colangelo ( dalam Munandar , 2009 : 269 ) menyatakan bahwa  tujuan dari konseling ialah untuk membantu semua individu menyesuiakan diri dan tumbuh di dalam lingkungan menuju perkembangan diri yang maksimal .

B. Rumusan Masalah
   1) Bagaimana ciri-ciri anak berbakat ?
   2) Bagaimanakah cara mengembangkan bakat anak ?
   3) Apakah masalah yang sering di hadapi anak berbakat ?
   4) Bimbingan apakah yang sesuai untuk anak berbakat ?

C. Tujuan Penulisan
   1)  Untuk mengetahui ciri-ciri anak berbakat
   2)  Untuk mengetahui cara mengembangkan bakat anak
   3)  Untuk mengetahui masalah yang sering dihadapi anak berbakat
   4) Untuk mengetahui bimbingan yang sesuai untuk anak berbakat

D. Manfaat Penulisan
    1)  Memberi pengetahuan kepada setiap individu mengenai ciri-ciri anak berbakat .
    2) Memberi pengetahuan kepada setiap individu tentang cara mengembangkan bakat anak .
    3) Memberi pengetahuan kepada setiap individu tentang masalah yang dihadapi oleh anak   berbakat.
 4) Memberi pengetahuan kepada setiap individu tentang bimbingan yang sesuai untuk anak                                        berbakat


BAB 2  PEMBAHASAN

A. Ciri-ciri Anak Berbakat
     
     Anak berbakat itu memiliki karakteristik yang menonjol dalam aspek-aspek kesiagaan mental , kemampuan membaca , keinginan untuk belajar , daya konsentrasi dan nalar ,  ungkapan verbal , kemampuan mengajukan pendapat , menunjukkan minat yang luas , berambisi , menandiri , dan mempunyai rasa humor . Menurut R.A. Martinson ( dalam Asmani, 2012:36 ) anak ceerdas berbakat pada umumnya memiliki karakteristik sebagai berikut :
Ø  Membaca pada usia lebih muda ,lebih cepat , dan banyak
Ø  Mempunyai perbendaharaan yang luas
Ø  Rasa ingin tahu yang luas , minat
Ø  Inisiatif, dapat bekerja sendiri
Ø  Orisinialitas dalam ungkapan verbal
Ø  Pengamatan yang tajam
Ø  Kritis , sensitif , intuisi
Ø  Menginginkan kebebasan
Ø  Senang mencoba hal baru
Ø  Berkonsentrasi untuk jangka panjang
Ø  Daya imajinasi yang kuat
Ø  Cepat menangkap hubungan-hubungan

B. Cara Mengembangkan Bakat Anak
    
       Bakat anak dapat diasah atau dikembangkan dari berbagai hal , baik dari segi personal , lingkungan , maupun latihan yang diperlukan , menurut Website Universitas Bina Nusantara ( dalam Asmani, 2012 : 43 ) , beberapa hal yang harus ditempuh dalam mengembangkan bakat diantaranya sebagai berikut :
a. Keberanian : berani memulai , berani gagal , berani berkorban , dan berani bertarung . Dengan keberanian  kita bisa  memuat jalan keluar dari berbagai kendala yang dihadapi .
b. Latihan : bakat perlu diasah , latihan adalah kunci keberhasilan .
c. Dukungan lingkungan : layanan ini mencakup manusia , fasilitas biaya dan kondisi sosial yang turut  berperan dalam usaha pengembangan bakat  .
d. Memahami hambatan dan mengatasinya : perlu mengidentifikasi dengan baik kendala ysng terjadi , kemudian mencari jalan keluar .
e. Setiap orang pasti mempunyai bakat : Bakat yang dimiliki setiap orang bermacam-macam .

C. Masalah yang Di Hadapi Anak Berbakat
  
      Anak berbakat kreatif memiliki imajinasi yang kuat , pemikiran yang orisinil , kemandirian , dan minat yang luas dapat melibatkan diri dengan lingkungan dan dapat menjadikan mereka sesuatu yang menarik . Di lain pihak kemampuan mereka untuk melihat dari sudut tinjau yang lain , kritis  bosan dengan tugas rutin dapat mengakibatkan mereka terlibat ketegangan dan ketidaknyamanan dalam hubungan dengan orang dewasa , teman sebaya , sehingga mereka perlu dibantu dalam menjalani hubungan sosial . Menurut Whitmore ( dalam Munandar , 2009 : 24 ) ada 6 faktor yang mengakibatkan anak berbakat dalam keadaan rentan , tiga diantaranya merupakan ciri kepribadian yang dapat menimbulkan kesulitan , dan tig alaiinya merupkan kondisi lingkungan atau masyarakat yang menyebabkan ketegangan bagi anak berbakat .
a. Karakteristik kepribadian yang menyebabkan kerentanan anak berbakat adalah :
  1) Perfeksionisme
         Dorongan dalam untuk mencapai kesempurnaan membuat siswa berbakat tidak puas dengan prestasinya yang tidak memenuhi tujuan pribadinya . Dorongan kesempurnaan membuat siswa berbakat hanya mau memilih kegiatan tertentu jika ia yakinakan berhasil . Kritik terhadap diri sendiri yang berlebih dan taraf aspirasi yang tidak realitis membuat banyak anak berbakat diliputi rasa ridak mampu .
2) Kepekaan yang berlebih ( Supersensitivity )
     Sistem saraf yang supersensitif dari anak berbakat membuatnya lebih peka dalam pengamatan , menaggapi dirinya dan lingkungan secara analisis dan kritis , sehingga ia  menjadi mudah  tersinggung dan diliputi perasaan seperti dikucilkan . Anak kecil yang berbakat sering digambarkan  sebagai anak yang hiperaktif dan perhatiaanya mudah beralih .
3.) Kurang keterampilan sosial
      Ada anak berbakat yang sulit menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sosialnya , mereka lebih banyak menyendiri dan dapat dihinggapi rasa kesendirian dan kesunyian . Di lain pihak ada pula anak berbakat yang ingin populer dan menjadi  pemimpin  , hal ini dapat mengarah ke kecenderungan untuk mendominasi kelompoknya .
b. Kondisi lingkungan yang dapat menyulitkan anak berbakat ialah  :
1) Isolasi  sosial
        Karena kurang memahami ciri-ciridan kebutuhan anak berbakat , orang dewasa dalam sikap dan perilaku mereka dapat menunjukkan sentimen atau penolakan terhadap anak berbakat . Demikian pula kelompok sebaya dapat memberi  tekanan terhadap  anggota kelompok yang menyimpang dari mayoritas , yang kreatif dan berbakat . Kondisi ini dapat menyebabkan anak berbakat mengalami isolasi sosial.
2) Harapan yang tidak realistis
      Harapan atau tuntutan yang tidak realistis  terhadap anak berbakat dari pihak orang tua atau orang dewasa lainnya dapat terjadi  karena dua hal yaitu :                                                                                                                              a. Kecenderungan untuk menggeneralisasi sehingga anak berbakat diharapkan atau   dituntut menonjol dalam semua bidang .                                                                                                                                                                                                             b. Pelibatan ego orang tua  atau guru dalam keberhasilan anak .
3) Tidak tersedianya pelayanan pendidikan yang sesuai
     Ketidakpedulian terhadap kebutuhan anak berbakat dan penolakan terhadap hak-hak mereka menyebabkan masyarakat kurang memberikan kesempatan pendidikan yang sesuai bagianak berbakat . Akibat dari ketelantaran ini adalah bahwa siswa berbakat harus menyelesaikan pendidikan formal  mereka dalam sekolah yang lebih menekankan konformitas terhadap yang rata-rata . Dalam iklim sosial ini anak berbakat dapat merasa tidak nyaman sebagai seseorang yang “ berbeda “ . Hal ini dapat mempunyai dampak negatif terhadap kesehatan mental maupun pertumbuhan dan perkembangannya secara menyeluruh .


D. Bimbingan dan Konseling Anak Berbakat

      Anak berbakat kreatif memerlukan program bimbingan yang berdiferensiasi Yng berkenaan dengan karakteristik , kebutuhan , dan masalah-masalah mereka . Diperlukan dukungan dari lingkungan yang meliputi fleksibilitas dalam memberikan kesempatan , model yang positif , bimbingan dan dukungan untuk membangun kepercayaan dari dalam  , melakukan kegiatan kreatif , empati , dan menghargai rasa humor anak berbakat kreatif .                                                                                                                                                                                                      
  Menurut ( Munandar , 2009 :275 ) setiap intervensi bertitik tolsk dari karakteristik dan kebutuhan yang berdiferensiasi yang meliputi tiga bidang khusus yaitu , Psikologi-sosial , akademis , dan perencanaan karier atau hidup .                               
1)  Strategi untuk kebutuhan psikologi anak berbakat
       Psikososial anak berbakat memerlukan pengenalan dan pemahaman yang jelas mengenai ciri-ciri afektif yang membedakan anak bebakat dari norma . Jika jenis konseling itu merupakan bagian darikurikulum anak berbakat , guru dapat menanganinya . Jika bidang masalahnya terutama klinis , maka dapat diminta seorang psikolog klinis .  Jika masalah itu perkembangan normal dalam mengasuh anak berbakat , maka orang tualah yang paling tepat memberikannya .

2) Strategi untuk kebutuhan konseling akademis
            Siswa berbakat memerlukan bantuan dalam perencenaan akademis mulai dari kelas 6 SD dan secara ajeg . Kebutuhan utama dalam bidang ini  berkenaan dengan memahami penerapan subjek akademis dalam kehidupan nyata ; mengembangkan strategi metakognitif ; dan memahami dan menilai pilihan dan kesempatan .
 a) Memahami program informasi pengetasan asesmen
     Program konseling dapat membantu siswa memhami bagaimana hasil  dapat ditaksir untuk perencanaan akademis . Hasil tes akan membantu pula untuk bekerja dengan siswa berbakat mengenai penilaian , kekuatan , kelemahan , dan aspirasi  sehingga mereka dapat menentukan tujuan yang realistis .
b) Penerapan akademis dalam kehidupan nyata
     Pengalaman ini memberi pemahaman bagi siswa berbakat mengenai kemungkinan karier  di masa depan , kesempatan ini juga meberi pengalaman kaya bagi siswa untuk mengambil keputusan tentang mata ajar pilihan
c) Program mentor
    Memberi  pengalaman kepada siswa untuk bekerja dengan tokoh atau pakar dalam bidang tertentu secara perorangan . Mentor berfungsi sebagai tutor dan konselor .
d) Keterampilan mengorganisasi dan mengelola
     Gagasan dan saran mengenai bagaimana belajar , mengatur waktu , dan kegiatan lain yang memerlukan keterampilan organisasi dan manajemen sangatlah bermanfaat bagi siswa berbakat . Saran untuk belajar efektif yakni :
1.       Buatlah jadwal belajar yang memuat batas jangka waktu panjang dan pendek .
2.       Sediakan tempat belajar di rumah yang nyaman .
3.        Bentuklah kelompok studi atau temukan seorang siswa dengan minat yang mana belajar  minimal sekali seminggu .
4.       Mintalah bantuan untuk bidang yang tidak dipahami .
5.       Usahakan untuk belajar atau bekerja pada suatu proyek setiap hari sedikit , jangan menunda sampai akhir .
6.       Jika tersedia alternatif , pilihlah proyek di luar yang menarik dan kreatif .      
e)  Memberi informasi mengenai pilihan program dan subjek
      Aspek lain yang penting dalam konseling akademis ialah memilih program yang sesuai .

3) Strategi untuk kebutuhan konseling karier
     Tujuan dari bimbingan karier ialah memberi kesempatan kepada siswa untuk a) menjajaki alternatif karier yang beragam , b) mempertimbangkan lebih mendalam sejumlah alternatif     yang sesuai minat dan kemampuan , c) membuat keputusan tentang karier , d) mengembangkan rencana hidup . Beberapa gagasan yang dapat diimplementasikan , yaitu :
ü   Siswa diminta membuat makalah tentang falsafah  hidup.
ü  Siswa diminta mengembangkan lima tujuan untuk empat  tahun yang akan datang .
ü  Gunakan teknik pemecahan masalah secara kreatif untuk menangani beberapa dilema perencanaan kehidupan .
ü  Siswa mempelajari kehidupan beberapa tokoh yang unggul dan dengan sengaja membuat rencana hidup .
ü  Siswa mewawancarai beberapa tokoh yang mereka kagumi , dengan menyusunkuesioner berstruktur .


BAB 3 KESIMPULAN

 A. Kesimpulan
      Murid cerdas berbakat adalah murid yang memiliki taraf inteligensi sangat tinggi , serta memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi pula , dan dengan kemampuannya memungkinkan  dirinya berhasil . Murid seperti ini biasanya memerlukan bimbingan dan konseling yang tepat . Bimbingan dan konseling anak berbakat merupakan suatu program yang tidak isidental dan tiba-tiba saja dilaksanakan , namun perlu perencanaan , rancangan , pelaksanaan program , evaluasi , dan tindak lanjut dalam pelaksanaanya . Dalam mengembangkan bakat seorang anak dibutuhkan berbgai faktor , salah satunya faktor lingkungan guna mendukung perkembangannya karena siswa tidak hanya berinteraksi dengan personel di sekolah saja , namun dengan dunia luar juga ia melakukan interaksi  .Berbagai fungsi dalam bimbingan dan konseling sangatlah bermanfaat bagi anak berbakat , terlebih jika sudah masuk pada tataran tindakan konseling anak berbakat .


B. Saran
     Anak berbakat merupakan potensi lebih yang dimiliki oleh anak yang perlu dikembangkan . Pengembangan anak berbakat yang bermutu diperlukan agar potensi luar biasa dapat tergali secara maksimal . Anak berbakat memerlukan juga bimbingan yang tepat guna untuk menghadapi maslah yang sering dihadapinya sehingga bakat yang dimilikinya dapat diasah an terolah serta dapat dioptimalkan .

DAFTAR PUSTAKA

·          Asmani , Jamal Ma’mur . 2012 . Kiat Mengembangkan Bakat Anak di Sekolah . Yogyakarta : DIVA Press .
·         Munandar , Utami . 2009 . Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat . Jakarta : Rineka Cipta.
·         Akbar , Reni .2010 . Menguatkan Bakat Anak . Jakarta : Gramedia .